Togel ‘STM’ di Wilkum Delitua Beromset Ratusan Juta

oleh
oleh

 

MEDAN-XMETRO
Perjudiaan jenis tato gelap (togel) di Kecamatan Delitua, Medan Johor dan Simalingkar, hanya dikuasai merek STM.Tahahyal, mafia judi togel disana beromset mencapai ratusan juta perminggu.

Menurut informasi, setiap warung yang disusupi jurtul togel disebut-sebut memperloleh 1 hingga 2 juta perhari. Sehingga, dengan banyaknya jurtul yang tersebar. Togel merek STM mampu memproleh omset mencapai ratusan juta perminggu. Sawer – menyawer pun jadi budaya pengelola untuk memuluskan praktik ilegal tersebut.

“Dapat min, kalau seratus dua ratus juta perminggu. STM ini merek togel lumayan besar,”kata salah seorang warga Delitua yang minta namanya dirahasiakan kepada wartawan, Kamis (14/9).

Atas hal itu, masyarakat pun berharap agar Polsek Delitua segera merungkus bandar togel merek STM tersebut.

“Jangan hanya jurtul. Kalau jurtul itukan cuma disuruh nulis aja, makan gaji. Bandar besarnya dong, itu baru paten,”sebut peria itu sembari tertawa.

Sampai saat ini, Kapolsek Delitua Kompol Dedy Dharma enggan menjawab konformasi wartawan.

Sebelumnya, selain peredaran narkoba, di wilayah hukum Polsek Delitua perjudiaan jenis tato gelap (togel) juga menjamur. Bahkan, beberapa jurtul togel disana nulis secara terang – terangan.

Menurut informasi, lokasi togel berada di warung kopi di depan Wisma Deli Persada, warung di belakang Polsek Delitua, warung di sekitar jalan pribadi Gubsu Edy Rahmayadi, warung di Simpang Katolik, warung di simpang Tanah Lapang Suka Maju, warung dekat Kantor PLN dan dekat rumah dinas Camat Delitua.

Selain itu, judi togel di wilkum Delitua di kawasan lapangan bola kaki, Pasar I, Harhagusema, persis di warung G dan di warung R. Selain itu, warung togel juga berada di Jalan Besar Delitua, Gg Bayur persis di depan rumah ibadah Masjid Besar Delitua.

Sedangkan basis narkoba di Kecamatan Delitua berada di sepajang jalan Purwo (Jalan Tengah) Delitua. Adapun, Gang Lestari, sebagai salah tempat para mafia narkoba mengedarkan narkoba jenis sabu.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *