Togel & Narkoba Merajalela di Delitua Masyarakat : Mana ni Polsek Delitua

oleh
oleh

 

DELITUA-XMETRO
Sampai saat ini, Polsek Delitua belum memaparkan hasil tangkapan perjudiaan togel maupun narkoba dari wilayah hukumnya. Padahal, informasi soal judi dan narkoba sudah viral di media sosial dan media online serta cetak.

Menanggapi itu, masyarakat Delitua merasa heran dengan kinerja Polsek Delitua. Sebab, meski banyak bandar judi dan narkoba di Kecamatan Delitua, namun Polsek Delitua tetap tidak melakukan tindakan.

“Mana nih Polsek Delitua. Dulu beberapa tahun lalu. Kami masyarakat sering melihat Polsek Delitua tangkap bandar judi, narkoba dan penjahat-penjahat di televisi maupun koran (media massa). Tapi sekarang, nggak pernah lagi,”kata warga Delitua ketika dimintai tanggapan oleh wartawan soal merajalelanya judi dan narkoba di Delitu, Selasa (19/9).

Iapun mewakili masyarakat Delitua berharap agar Polsek Delitua mampu memperlihatkan ketegasan terhadap bandar judi, narkoba maupun penjahat-penjahat yang meresahkan masyarakat dengan cara menangkap para pelaku.

“Kalau kalau judi dan narkoba. Dibelakang rumah pun beredar, bebas bahkan. Ujung-ujungnya, maling banyak,”harap pria tua itu kepada Polsek Delitua.

LBH MEDAN MINTA KAPOLDASU EVALUASI

Terkait merajalelanya perjudiaan di Kecamatan Delitua dan Kota Medan, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan angkat bicara. LBH Medan meminta Kapolda Sumut Pol Agung Setya Imam Efendi mengevaluasi Kapolres dan Kapolsek tidak mematuhi Undang-Undang Nomor 2 tahun 2002 tentang Kepolisian.

Kepada wartawan, Staf Bagian Sipil Politik LBH Medan, Doni Choirul mengatakan, perjudian dan narkotika masih menjadi masalah besar yang belum dapat diselesaikan oleh pihak aparat terkhusus di wilayah Sumatra Utara (Sumut). Padahal praktik tersebut sangat meresahkan masyarakat, terutama bagi generasi muda.

“Kenapa APH seperti melakukan pembiaran, padahal perjudian dan narkoba merupakan perbuatan tindak pidana,”katanya saat dihubungi kru koran ini melalui telpon seluler, Senin (18/9).

Dampak dari perjudiaan dan narkoba, lanjut dia, selain merusak generasi, praktik ini juga telah merusak kehidupan masyarakat luas. Sayangnya, hingga saat ini para penegak hukum tidak dapat memberantasnya.

“Perlu diketahui perjudian dan narkoba salah satu pemantik terjadinya tindak pidana, seperti pencurian, begal dan kejahatan berat lainnya,”jelas dia.

Nah, atas hal tersebut, Kapolda Sumut serta jajarannya turun untuk mengusut tuntas praktek judi dan narkoba sampai dengan akarnya. Kapolda Sumut juga harus mengevaluasi jajarannya yang berpotensi menjadi beking dalam praktik perjudian dan peredaran narkoba.(ahmad)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *