Poldasu Sebut 2 Bencong Diperas Terduga Mucikari

oleh
oleh
MEDAN-XMETRO
Polda Sumut menyebut dua waria yang diperas personel Direktorat (Dit) Reskrimum Polda Sumut diduga sebagai mucikari. Polda Sumut pun tengah melakukan penyelidikan terkait dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Sebelumnya, kedua waria Deca dan Fury melaporkan delapan oknum polisi diduga melakukan tindak pidana pemerasan dan diputuskan empat oknum polisi terbukti melakukan pelanggaran etik oleh Bid Propam Polda Sumut.

Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Sumaryono, mengatakan pihaknya akan memproses secara intensif seluruh rangkaian laporan dari awal, sehingga terjadi dugaan pemerasan yang dilakukan oknum personel Polda Sumut.

“Soal dugaan TPPO, kita akan memproses secara intensif. Karena ini sudah kita tangani dan semoga bisa melaksanakan kegiatan penyelidikan secara benar sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP),”katanya, Rabu (12/7).

Ditanya mengenai kedua waria yang menjadi korban pemerasan itu diduga sebagai mucikari, Sumaryono mengaku kalau pihaknya masih mendalami penyelidikan.

“Masih kita dalami ya,” akunya.

Sebelumnya, Polda Sumut melakukan pemeriksaan terhadap dua orang waria bernama Deca alias Kamaluddin (27) dan Fury alias Rianto (26) bertempat di Gedung Direktorat (Dit) Reskrimum Poldasu, Selasa (4/7) lalu.

Pemeriksaan terhadap kedua waria itu soal dugaan pemerasan uang Rp50 juta yang dilakukan oknum polisi di Polda Sumut.

“Kita datang ke Polda Sumut untuk menghadiri panggilan undangan wawancara dari Dit Reskrimum Polda Sumut. Panggilan dihadiri sama klien kita dua orang, Deca dan Fury,” ujar kuasa hukum waria, Marselinus Duha.

Marselinus mengungkapkan, pemeriksaan ini merupakan pemeriksaan pertama kliennya di Dit Reskrimum Polda Sumut. Pemeriksaan ini merupakan tindak lanjut dari laporan dua waria di SPKT Polda Sumut beberapa waktu lalu.

“Kasus dugaan pemerasan ini dilaporkan ke Polda Sumut pada 23 Juni 2023. Kasus itu bermula saat Deca dan Fury ditangkap polisi di sebuah hotel di Kota Medan,” pungkasnya.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *