Poldasu Lengkapi Berkas Perkara Penggelapan Pajak UPT Samsat Pangururan

oleh
oleh

 

MEDAN-XMETRO
Berkas perkara pelaku penggelapan pajak UPT Samsat Pangururan, Acong bersama almarhum Bripka AS, dilengkapi penyidik Polda Sumut untuk dikirim ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Bersas perkara tersangka rencananya akan dikirim, Senin (17/7) mendatang.

“Ya, Penyidik dalam proses melengkapi berkas perkara. Di agendakan Senin pengiriman berkas dan berkoordinasi dengan JPU guna percepatan proses P21 dan tahap selanjutnya,” kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi, Sabtu (15/7/23).

Hadi mengatakan, Polda Sumut menerapkan UU Tipikor terhadap Acong.

Namun demikian, sejauh ini baru ET yang ditetapkan sebagai tersangka, sementara tiga honorer lainnya masih bebas berkeliaran.

“Untuk tersangka sementara Acong. Pasal 2 ayat (1) Subsidair Pasal 3 Undang-Undang No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang No 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1e KUHPidana,” terangnya.

Sebelumnya, anggota Satlantas Polres Samosir bernama Bripka AS tewas bunuh diri menenggak racun sianida karena aksi menggelapkan uang pajak kendaraan bermotor ratusan warga Samosir sebanyak Rp 2,5 miliar terendus.

Dia ditemukan tewas di tebing curam Dusun Simullop, Desa Siogung Ogung, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir oleh sesama rekan polisinya pada 6 Februari lalu.

Untuk melakukan kejahatan itu dia diduga bekerjasama dengan Acong dan tiga pegawai honorer lainnya.(ahmad)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *