Mantan Napi Koruptor Minta Ketua PDI Perjuangan Sumut Mundur // Novelis : Itu konyol

oleh
oleh

 

 

MEDAN-XMETRO
Kader PDIP Sumatera Utara Novelis Purba meminta agar masyarakat tidak terpengaruh dengan ucapan dan perkataan dari sosok Budiman Nadapdap yang merupakan mantan narapidana koruptor.

“Kami yakin bahwa Ketua DPD PDIP Sumatera utara tidak ada hubungan dengan dugaan korupsi covid 19 seperti yang diucapkan oleh Budiman Nadapdap seorang mantan Narapidana Koruptor,” diberbagai media ucap kader partai PDIP Sumatera Utara dan mantan Wakil Komandan Satuan Tugas (Wadansatgas) Novelis Purba kepada awak media, Jumat (15/9).

Sepertinya, Budiman Nadapdap dan beberapa orang lainnya diduga kuat mempunyai agenda pribadi tersendiri dan itu bukan aspirasi dari struktrur partai maupun DPC PDIP yang ada di Sumatera Utara.

“Bagaimana mungkin, seorang narapidana koruptor menyampaikan aspirasi dan mengatakan agar Ketua DPD PDIP Sumatera Utara mundur sementara, Apakah budiman nadapdap punya bukti yg mendukung pernyataanya itu sementara kejaksaan tinggi sumut jelas jelas menyatakan bahwa rapidin tidak terlibat seperti yg dituduhkan budiman dan kawan kawan. Kami mendukung Rapidin Simbolon untuk membesarkan partai PDIP ini,” tuturnya.

Selain itu, permintaan Budiman Nadapdap mengenai klarifikasi dari Rapidin Simbolon itu tidaklah penting karena rapidin sudah pernah mengklarifikasi diberbagai media masa.

“Intinya, Bapak Rapidin Simbolon sudah memberikan klarifikasi di berbagai media bahwa dia tidak terlibat dalam dugaan korupsi itu. Bahkan, pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara juga sudah menyebut bahwa nama Rapidin tidak ada dalam kasus dugaan korupsi anggaran covid 19 dimaksud,” tuturnya.

Selain itu, ucapan Budiman Nadapdap agar Rapidin Simbolon mundur sementara dari jabatan Ketua DPD PDIP Sumatera Utara itu merupakan suatu keanehan dan diduga kuat hal itu hanya untuk kepentingan pribadi. Miris rasanya seorang mantan narapidana koruptor membicarakan ataupun menjudge seseorang yang sudah jelas dikatakan oleh kejaksaan tinggi sumatera utara tidak terlibat korupsi namun seolah olah budiman nadapdap memaksakan kehendaknya agar rapidin simbolon terlabeli seorang koruptor juga

“Sudah jelas Kinerja Bapak Rapidin Simbolon sangat baik. Langsung turun merangkul seluruh pengurus PAC dan DPC dalam membesarkan partai. Saya melihat baru Rapidin lah seorang ketua DPD PDIP yang paling perduli dan giat dalam membesarkan partai disumut ini…beliau all out dalam membesarkan partai ini Jadi, sangatlah aneh jika saudara Budiman Nadapdap meminta agar Bapak Rapidin mundur sementara dari jabatannya sebagai Ketua DPD PDIP Sumatera Utara,” terangnya.

Sebagaimana diketahui, Budiman Nadapdap pernah mengatakan agar Rapidin Simbolon mundur sementara dari jabatan Ketua DPD PDIP Sumatera Utara. Mereka juga meminta agar Rapidin Simbolon mengklarifikasi kasus dugaan korupsi covid 19 semasa menjabat Bupati Samosir periode 2020.

Sebagai apa Budiman Nadapdap berbicara lantam seperti itu yang KTA nya juga belum tentu masih aktif ? Yang tidak mempercayai keterangan resmi kejaksaan tinggi sumatera utara

Aneh kan ???

Sebaiknya Budiman Nadapdap merenung diri atas apa yg sudah dilakukannya yang membuat dirinya masuk penjara dan saya kira PDIP malu punya kader seperti itu

Jadi jangan lah meludah kelangit terpercik wajah sendiri.(ahmad)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *