Kejari Nisel Tetapkan Tersangka Korupsi Dana Desa 1,2 Miliar

oleh
oleh
foto : Kejari Nisel paparkan tersangka dugaan korupsi dana desa

 

Nisel-XMETRO
Kejaksaan Negeri (Kejari) Nias Selatan menetapkan sejumlah tersangka dugaan korupsi dana desa sebesar 1,2 Miliar, Kamis (27/7/23). Mereka masing-masing FS selaku Kades Tanomokino Kecamatan Hibala Kabur Nias Selatan dan Bendahara-nya, RM.

 

Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Nias Selatan Pulau Tello, Bobby Virgo Septa Saputra Siregar, mengatakan, Kades dan Bendahara Desa  Tanomokino Nisel ditahan setelah ditetapkan tersangka oleh penyidik cabang Kejaksaan Negeri Nias Selatan di Pulau Tello. Keduanya, kata dia, ditahan terkait dugaan penyalahgunaan Dana Desa Tahun  Anggaran (T.A) 2020-2021.

 

“Kami melakukan penahanan terhadap FS (Kades) dan RM (Bendahara) Desa Tanomokino untuk 20 hari ke depan. Keduanya ditahan di Lapas Kelas III Teluk Dalam,” sebut Bobby Virgo.

 

Dikatakan Kacab Bobby Virgo, sebelumnya Jaksa Penyidik telah melakukan penyidikan terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan APBDes Desa Tanomokino T.A 2020 hingga 2021.

 

“Sesuai hasil penyidikan dan bukti permulaan yang cukup, serta hasil gelar perkara (ekspose) pada Cabang Kejaksaan Negeri Nias Selatan di Pulau Tello pada hari Kamis, 27 Juli 2023, penyidik menetapkan FS (Kades) dan RM (Bendahara) Desa Tanomokino sebagai tersangka.

 

“Diduga keduanya telah melakukan perbuatan melawan hukum atau penyalahgunaan kewenangan. Akibatnya negara mengalami kerugian hingga 1,2 milyar rupiah,”ungkap dia.

Atas perbuatan tindak pidana korupsi tersebut, kedua tersangka melanggar undang – undang Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 64 ayat (1) jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana dengan ancaman pidana penjara paling lama 20 tahun
Serta denda paling banyak 1 miliar rupiah.(Ahmad/net)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *