Ditikam!! Tarigan Tewas Bersiba Darah

oleh
oleh

 

NAMORAMBE-XMETRO
Bertikai saat minum tuak, Maha Putra Tarigan (50) warga Pasar Keliling, Desa Namo Rambe, Kecamatan Namo Rambe, Kabupaten Deli Serdang tewas ditikam.

Pertikaian berujung maut tersebut terjadi di Jalan Kayu Embun Dusun II Desa Delitua Kecamatan Namo Rambe Kabupaten Deli Serdang, persis di warung tuak Enda (lapo Harmoni).

“Ya telah terjadi penikaman hingga korban meninggal dunia,”kata Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang Kompol Wirhan Arif kepada wartawan, Senin (16/10).

Peristiwa itu bermula ketika pelaku, Deo Pranata Sinuraya (21) warga Dusun II Desa Delitua Kecamatan Namo Rambe Kabupaten Deli Serdang datang ke warung tuak bersama rekannya, mereka datang naik sepeda motor Honda Beat, Sabtu (14/10) malam, kemarin. Disana, ia memesan tuak 2,5 teko. Taklama kemudian, korban datang dan memesan tuak, korban duduk di depan meja pelaku.

Asik minum, pelaku tiba-tiba kebelet buang air kecil. Iapun pergi ke toilet warung. Nah, saat pelaku hendak buang air kecil, korban tiba-tiba datang seraya mengatakan “Jangan mentang mentang kampungmu disini bebere kam merajalela”. Kemudian pelaku menjawab, “Meraja Lela apa ?? Akupun gatau apa masalahnya”.

Korban yang mabuk berat lantas dipukul pelaku pada bagian leher kanan dan terjatuh ke semak-semak. Korban yang terhoyong kemudian bangkit dari semak-semak dan menarik pelaku sambil tertawa dan berkata. “Ayoklah bebere”. Sambil kembali kewarung dan duduk di meja yang sama dan duduk berhadapan.

Berselang 30 menit pelaku pulang ke rumah mengambil jaket warna kuning dan kembali lagi ke warung, ia kembali duduk bersama dengan korban satu meja yang sama sembari bernyanyi bersama dengan beberapa orang saksi.

Ternyata, pelaku tidak puas begitu saja. Ia menyimpan dendam terhadap korban. Ia yang saat itu kembaki buang air kecil melihat sebilah pisau (sarung warna biru dan gagang merah) terletak di sekitar kamar mandi. Pelaku kemudian menyimpan pisau tersebut ke kantong jaket yang ia pakai dan kembali ke meja lapo tuak.

Disana, ia melihat korban tertidur pulas di kursi lapo. Iapun lantas menikam tunuh korban satu kali.

Korban sempat terbangun usai mendapatkan tikaman dan bertanya kepada pelaku. “Kenapa kau ini, Kok kau tikam aku??. Pelaku yang sudah tersulut emosi terus menyerang dan menghujamkan pisau tersebut ke leher sebelah kanan korban. Tak puas dengan itu, pelaku juga berkali-kali menancapkan pisau itu ketubuh dan perut korban. Mendapat serangan bertubi-tubi, korban pun terkapar bersimbah darah di Tempat Kejadiaan Perkara (TKP). Melihat korban takberdaya, pelaku pun lari ke belakang warung untuk membuang pisau ke arah belakang warung dan meninggalkan TKP menggunakan sepeda motor Honda Beat yang dipakai pelaku datang ke TKP.

Polsek Namorambe Polresta Deli Serdang yang mendapatkan laporan peristiwa tersebut tanpa langsung terjun ke TKP. Tidak butuh waktu lama, meskipun sempat melarikan diri, sekira pukul 03.00 Wib dini hari, Deo Pranata Sinuraya berhasil dibekuk Personil Polsek Namo Rambe dari rumah nenek pelaku.

“Untuk pisau yang dibuang pelaku sudah ditemukan sekitar 20 meter dari TKP arah belakang,”sebut dia.

Sampai saat ini, pelaku masih dalam proses pemeriksaan penyidik.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *