PATUMBAK-XMETRO

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda, SH, SIK melalui Kapolsek Patumbak KOMPOL FAIDIR SH,MH menindak lanjuti pemberitaan dari beberapa media online yang menuding tentang maraknya perjudian jenis Tembak Ikan dan Dadu Putar di WARUNG PAK KULITvyang berasa di Jalan Pertahanan Pasar VII Desa Patumbak I Kecamatan Patumbak.

Mendapat informasi tersebut, Kapolrestabes Medan melalui Kapolsek Patumbak Kompol Faidir langsung memerintahkan Kanit Reskrim Polsek Patumbak IPTU JIKRI SINURAT SH,MH bersama Panit Reskrim IPDA M.YUSUF DABUTAR SH,MH dengan membawa Team Penyelidik untuk melakukan penyelidikan serta penindakan di lokasi yang di maksud.Kamis (30/11/2023) Pukul 22.00 Wib.

Setibanya Team Unit Reskrim Polsek Patumbak dilokadi sasaran langsung mengepung lokasi warung Pak Kulit dan memeriksa segala luar dalam bangunan yang beratapkan daun rumbia yang ada dilokasi tersebut.

Terkait penggrebekan ini, Kapolsek Patumbak Kompol Faidir SH, MH saat dikonfirmasi wartawan Kamis ( 30/11/2023) sekira pukul 23.30 Wib menjelaskan, kalau penindakan itu atas perintah Kapolrestabes Medan guna menindaklanjuti pemberitaan dari beberapa media online dan juga akun tik tok serta instagram yang sempat viral di Sosial media.

Tapi kata Kapolsek, dari beberapa lokasi telah diakukan pemeriksaan di dalam dan luar bangunan gubuk yang ada di belakang warung Pak Kulit tidak ada di temukan permainan judi ketangkasan mesin tembak ikan dan judi dadu putar serta judi jenis lainnya.

” Di warung Pak kulit itu hanya kita dapati beberapa warga sedang asik menikmati secangkir kopi dan permainan catur sambil membahas hasil pemilu 2024 mendatang. Dan ada juga kita temukan warga, sedang mengusuk, ” Terang Kompol Faidir.

Personel juga sempat memanggil beberapa warga yang ada di dalam warung Pak kulit dan warga disekitar untuk menayakan kebenaran informasi tersebut.

” Tapi dari beberapa warga yang di minta keteranganya mengatakan bahwa isi medsos tik tok dan instagram itu tidaklah benar. Bahkan mereka menerangkan tidak pernah melihat ataupun mendengar adanya praktik perjudian jenis tembak ikan ataupun dadu putar di desanya itu, ” Jelas Kapolsek.

Walapun begitu, Personel tetap mewanti-wanti pak kulit agar jangan coba-coba menyediakan lokasinya sebagai lapak tempat perjudian.

” Bilamana nantinya hal itu benar ada ditemukan maka penyedia lapak juga akan kita proses sesuai hukum yang berlaku di Indonesia, ” Sebut Kompol Faidir. (ahmad)

 

 

MEDAN-XMETRO
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kota Medan Mamak – Mamak Milenial (M3) menerima Surat Kepengurusan (SK) dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Kemanusiaan (Kemenkumham).

Ketua Umum DPP Pusat M3 Lis Fatimah, mengatakan, kegiatan ini untuk memberikan SK DPP dan DPC M3. Karena ini masih pengurusan pertama, kata dia, pengurus DPP akan dikomandoi oleh dirinya sendiri.

“Kemudian kita juga menyerahkan surat pengurusan kepada DPC, masing-masing Medan Kota, Area, Denai dan Medan Amplas,”kata Lis didampingi Sekertaris Umum Jasmaini, Bendaharara Rafika Duri, Sekertaris Umum Dewan Pembina Khairuddin dsn Sekertaris Dewan Pempina Frans LB. Tobing, kepada wartawan, Rabu (22/11).

Selain di Kota Medan, lanjut dia, M3 akan dikembangkan ke seluruh wilayah di Sumatra Utara (Sumut), bahkan ke seluruh Indonesia.

“Harapan dengan terbentuknya organisasi ini bisa mencerdas mamak-mamak di Kota Medan. Supaya mampu membawa keluarga mereka menjadi lebih baik,”harap dia.

Sementara, Calon Legislatif DPRD Sumut Medan A dari Partai PSI Dr.Standlay mendukung penuh pembentukan organisasi M3. Ia berharap kedepanya, M3 mampu membawa perubahan bagi mamak-mamak di Indonesia menjadi lebih maju.

Harapan yang sama juga disapaikan Dewan Pakar M3, H. M Nezar Djoeli ST, ia berharap dengan terbentuknya M3 ini dapat menjadikam mamak-mamak di Indinesia menjadi kreatif.

“Selain itu saya juga berharap agar mamak-mamak Indonesia bisa menjadi lebih maju dari segi ekonomi maupun pemikiran,”tandas caleq dari DPRI Sumut I ini.

Selain penyerahan SK, kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi tentang bahaya narkoba dari yayasan Medan Plus, yang diutarakan melalui Mira Sembiring dan sosilisasi pencegahan kanker payudarah dari Dr Horas Rajaguguk, ke–duanya caleq DPRD Kota Medan dari Partai PSI. Turut hadir juga caleq DPRD Kota Medan dari Ahmad Sembiring dari partai PSI. (ahmad)

 

 

 

MEDAN – XMETRO
Polrestabes Medan dan Polsek Patumbak, melakukan penanaman 10 juta pohon untuk penghijauan dan melestarikan alam di Jalan Sari, Dusun IV, Desa Mariendal I, Kecamatan Patumbak, Rabu (15/11/2023).
Penanaman 10 juta pohon tersebut dilakukan Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda melalui Kabag Sumda Kompol Rika Sigalingging yang turut dihadiri Kapolsek Patumbak, Kompol Faidir.
Turut hadir Wakapolsek Patumbak, AKP H Pasaribu, Kanit Reskrim Iptu Jikri Sinurat, Kanit Intel Iptu Jumailan, Kanit Binmas Iptu S Panjaitan, serta personel Polrestabes dan Polsek Patumbak, serta Unsur Muspika Kecamatan Patumbak.
Penanaman pohon dilakukan oleh Kabag Sumda Kompol Rika Sigalingging mewakili Kapolrestabes Medan, mewakili Camat Patumbak Ruslan Tarigan, mewakili Danramil Sertu Muliadi, mewakili Kades Marindal I Kadus Agus Siswanto, dan penanaman pohon yang dilakukan langsung oleh Kapolsek Patumbak Kompol Faidir SH MH.
“Adapun pohon mahoni yang ditanam sebanyak 20 batang. Selama kegiatan penanaman simbolis sepuluh juta pohon berjalan dengan situasi aman dan terkendali,” pungkas Kabag Sumda. (ahmad)

MEDAN-XMETRO
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan sinyal lampu hijau atas rencana PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mengakusisi PT Bank Muamalat Tbk, Rabu (15/11).
OJK menilai, Indonesia setidaknya membutuhkan dua bank syariah besar untuk menciptakan persaingan yang sehat di industri tersebut.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan rencana Bank BTN mengakusisi Bank Muamalat sedang berada pada tahap pembicaraan antara kedua perusahaan tersebut. Dian juga menilai dengan adanya konsolidasi perbankan akan membuat persaingan di industri perbankan syariah akan lebih sehat.
“Sekarang ga sehat [karena] dalam satu pasar syariah sekarang ada satu bank gede banget dan yang lain kecil-kecil itu gak sehat. Perlu ada persaingan sehat dan bantu persaingan bank syariah dengan [bank] konvensional di playing field yang sama. Sekarang kecil-kecil itu ga akan nendang,” kata Dian.
Dian melanjutkan saat ini memang ada instrumen pemaksaan berupa Undang-Undang yang dapat mempercepat proses merger atau konsolidasi di sektor perbankan syariah. Namun, menurut Dian, OJK tetap akan memberikan ruang bagi bank untuk saling melakukan pendekatan dengan bank lain untuk konsolidasi.
Sementara itu, Pengamat Perbankan Paul Sutaryono mengatakan di tengah pasar yang mayoritas beragama Islam, pangsa pasar perbankan syariah justru masih jauh di bawah konvensional. Menurutnya, pangsa pasar pembiayaan perbankan syariah saat ini berada di bawah 10% dari perbankan konvensional.
“Rencana BTN melakukan spin-off Unit Usaha Syariah (UUS) dan menggabungkan dengan bank lain yang diakuisisi, tentunya akan mendorong industri perbankan syariah. Perbankan syariah seharusnya dapat berkembang lebih besar lagi di Indonesia mengingat mayoritas penduduk muslim seharusnya menjadi basis nasabah yang kokoh bagi industri ini,” pungkasnya. (ahmad)

 

MEDAN – XMETRO

Kapolda Sumut, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, memberikan kuliah umum dengan materi mengenai keamanan dan ketertiban masa kampanye di lingkungan kampus, Senin (23/10).

Bertempat di Universitas Sumatera Utara, kegiatan kuliah umum itu turut dihadiri Rektor USU, para PJU Polda Sumut serta seluruh mahasiswa dari berbagai fakultas.

Dalam materi yang disampaikan, Irjen Pol Agung mengatakan pedoman kampanye di lingkungan kampus berdasarkan putusan MK Nomor 65/PUU-XXI/2023 pengecualian terhadap larangan tempat kampanye di fasilitas pemerintah dan tempat pendidikan pada UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang pemilu.

Kemudian, PKPU Nomor 20 Tahun 2023 tentang perubahan atas peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2023 mengenai kampanye pemilihan umum.

“Keputusan MK dan PKPU ini menjadi prosedur dalam pelaksanaan kampanye di tempat pendidikan pada Pemilu 2024. Sehingga situasi kamtibmas di wilayah hukum Polda Sumut tetap kondusif,” katanya.

Agung mengungkapkan, prosedur kampanye di lingkungan kampus ada beberapa point yang harus dipedomani diantaranya mendapat izin dari penanggungjawab tempat pendidikan (penanggungjawab di universitas dan institut adalah rektor).

Kemudian tidak membawa atribut kampanye. Untuk metode kampanye pemilu ada dua cara yaitu pertemuan terbatas dan pertemuan tatap muka.

Lalu penanggungjawab tempat pendidikan dalam memberikan izin kegiatan kampanye harus menerapkan prinsip adil, terbuka, proposional dan netral. Kampanye di kampus hanya boleh digelar pada Sabtu dan Minggu.

Terhadap peserta kampanye di lingkungan kampus merupakan citivitas akademi dan tidak mengganggu fungsi pendidikan serta tidak melibatkan anak di bawah umur.

“Diharapkan pihak kampus dapat mendukung Pemilu 2024 dengan mengikuti aturan yang telah ditetapkan dalam pelaksanaan kampanye di lingkungan tempat pendidikan. Berperan aktif dalam pengawasan partisipatif serta mendorong partisipasi masyarakat dalam pemilu dan bersikap toleransi dan tidak memaksakan kehendak terhadap pilihan kepada mahasiswa atau masyarakat,” pungkasnya.(ahmad)

 

 

MEDAN-XMETRO

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) siap melebarkan sayap bisnisnya di Sumatera Utara (Sumut) baik dari segi pendanaan maupun penyaluran kredit. Pengembangan bisnis yang dilakukan dengan menggandeng berbagai institusi di Sumut baik perguruan tinggi, pemerintah daerah, BUMD maupun swasta, Senin (23/10/2023).

Direktur Utama Bank BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, transformasi yang dilakukan perseroan telah berhasil meningkatkan pelayanan kepada nasabah, sehingga Bank BTN makin optimistis dalam memperluas ekspansi bisnisnya ke berbagai daerah, salah satunya Sumut.

“Di Sumut ini, kami telah banyak menjalin kerjasama dengan berbagai institusi seperti dengan Universitas Sumatera Utara (USU) yang memiliki potensi dan pengelolaan yang sangat besar,” kata Nixon pada acara penyerahan bantuan TJSL Bank BTN kepada USU.

Nixon mengungkapkan, potensi pengelolaan dana dan penyaluran kredit kepada civitas akademika USU sangat besar. Pasalnya, saat ini USU memiliki 15 Fakultas dan Program Pascasarjana, dengan 44.000 mahasiswa serta 1.582 dosen pengajar.

“Saat ini Bank BTN telah bekerjasama dengan 8 Fakultas, untuk pembayaran gaji (Payroll) Pegawai Non PNS dan pembayaran SPP Mahasiswa. Tidak hanya itu kami juga kerjasama payroll dengan Rumah Sakit USU,” tegasnya.

Di sisi lain, Nixon mengungkapkan, terkait pemberian bantuan TJSL kepada USU, Bank BTN menyalurkan TJSL berupa bantuan untuk sarana dan prasarana Pendidikan berupa ruang seminar untuk Program Studi (Prodi) S1 Ekonomi Pembangunan dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis USU.

“Bantuan ini diharapkan bisa meningkatkan fasilitas proses belajar melalui penyediaan ruang seminar mahasiswa. Sehingga ruang seminar bisa dipergunakan untuk pelaksanaan diskusi secara modern guna mendukung hasil riset dan penelitian yag lebih baik,” papar Nixon.

Menurut Nixon, kerja sama Bank BTN dengan USU sudah banyak dilakukan, namun perseroan berharap terus menjalin kerjasama yang lebih intens lagi baik dalam pengelolaan dana maupun penyaluran kredit.

“Saya bangga bisa menjalankan kerjasama dengan USU untuk lebih baik lagi. Ini juga bagian dari proses transformasi dan TJSL lebih efektif ke dana pendidikan, kami lebih fokus ke dunia pendidikan karena negera ini butuh pendidikan lebih baik di Indonesia,” cetusnya.

Rektor USU Prof Muryanto Amin sangat berterima kasih atas perhatian Bank BTN terhadap pembangunan sarana dan prasarana pendidikan di USU.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bank BTN atas bantuannya. Kami akan mempergunakan untuk meningkatkan kreativitas mahasiswa,” pungkasnya.(SH)

 

MEDAN – XMETRO

Pengurus DPD Satgas Inti Maha Sakti Karya DPD Ikatan Pemuda Karya (IPK) Sumut, melaksanakan ziarah ke makam tokoh pemuda Indonesia yang juga pendiri IPK Sahara Oloan Panggabean, di Taman Eden, Tanjungmorawa, Deliserdang, Minggu (15/ 10/ 2023) sore.

Ziarah tersebut dilakukan untuk mengenang jasa dan karya almarhum yang lebih dikenal dengan nama Kakanda Olo Panggabean itu.

Ketua DPD Satgas Inti Maha Sakti Karya Ikatan Pemuda Karya (IPK) Sumut, Sartoto Rianto Barus, kepada wartawan mengatakan sesuai petunjuk Ketua DPD IPK Sumut, Bastian Pangabean, ada beberapa kegiatan yang dilakukan pihaknya sebelum pelantikan pada hari Sabtu, 21 Oktober 2023 di hotel Pardede Hall, termasuk berziarah hari ini, kordinasi keseluruh pengurus guna persiapan segala keperluan pelantikan, satu hari sebelum pelantikan kita juga akan melakukan gladi persiapan untuk pelantikan, serta kordinasi keseluruh instasi terkait.

Selain itu, Sartoto Rianto Barus yang didampingi Sekretaris DPD Satgas Inti Maha Sakti Karya Ikatan Pemuda Karya DPD Sumut, Rudy L Simorangkir, Bendahara Rocky Antonio Sinuraya dan sejumlah pengurus penting lainya menekankan kepada seluruh pengurus dan anggota DPD Satgas Inti Maha Sakti Karya Ikatan Pemuda Karya (IPK) Sumut untuk selalu patuh kepada AD/ART organisasi dan hukum yang berlaku di negara.

Jauhi perbuatan melanggar hukum dan jadilah pemuda Indonesia yang berkarya, rangkul hubungan baik dengan masyarakat banyak, Tokoh Agama, unsur Pemerintahan, Polri dan TNI dan saya tegaskan agar nantinya pada saat pelantikan agar ketertiban saat berkendara dijalanan menuju lokasi acara pelantikan agar seluruh tamu undangan dapat mengarahkan seluruh anggotanya agar tertib berkendara, patuhi aturan yang ada, jangan buat anarkis, demikian Bastian Pangabean seperti ditirukan Sartoto Rianto Barus.

Acara ziarah diawali dengan doa bersama kemudian tabur bunga di makam almarhum Olo Pangabean tersebut berjalan lancar, terlihat hadir juga pada acara ziarah tersebut, Ketua OKK Satgas Inti Maha Sakti DPD IPK Sumut, Aldy Prasetyo, Wakil Ketua, Agus, Tyas, Hardono, Leo Suanda Sitepu, Lilik, Jefri Ambon, Muel Cangkir,dan pengurus penting lainya.
Hidup Satgas Inti Maha Sakti Karya DPD IPK Sumut, Hidup IPK, IPK Setia, Luar Biasa.(ahmad)

 

 

 

 

MEDAN-XMETRO

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk melalui BTN Syariah mendorong generasi milenial di Aceh terjun langsung ke sektor properti dengan menjadi pengembang atau developer perumahan. Hal ini dilakukan sebagai upaya dari BTN Syariah menjadi bank yang terbesar di Aceh.

Direktur Utama Bank BTN, Nixon LP Napitupulu mengatakan, Bank BTN melalui BTN Syariah ingin mengambil peran yang lebih besar dan diharapkan bisa menjadi bank syariah terbesar di Aceh. Salah satu upaya yang dilakukan yakni mendorong generasi milenial Aceh menjadi developer atau pengusaha properti.

“Bank BTN sebagai bank yang fokus pembiayaan perumahan sangat berkepentingan terhadap suplai kebutuhan rumah yang dihasilkan oleh para developer. Untuk itu, Bank BTN melalui BTN Syariah agar menjadi yang terbesar di Aceh mengajak para milenial di Aceh menjadi developer,” ujar Nixon saat memberikan Kuliah Umum dihadapan 1.200 peserta Pelatihan Developer Milenial Bank BTN yang diselenggarakan di Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, Jumat (13/10/2023).

Menurut Nixon, sektor properti di Indonesia menjadi peluang bisnis yang potensial digeluti oleh generasi milenial, mengingat kebutuhan perumahan yang masih sangat tinggi.

Nixon mengungkapkan bahwa saat ini backlog perumahan di Indonesia sendiri mencapai 12,71 juta unit, di mana 47 persen di antaranya didominasi oleh generasi milenial (5,8 juta orang) yang belum memiliki hunian.

Selain itu, setiap tahunnya lahir sekitar 800 ribu hingga 1,2 juta pernikahan baru yang membutuhkan hunian. Jumlah tersebut belum termasuk data, bahwa 38,3 persen masyarakat di Indonesia saat ini masih menempati hunian yang tidak layak.

“Masih banyaknya rumah tangga di Indonesia yang belum memiliki rumah merupakan indikasi bahwa sektor perumahan masih berpotensi untuk terus tumbuh secara berkelanjutan. Hal ini juga didukung dengan terus bertambahnya jumlah keluarga baru dan dukungan kemudahan untuk memiliki rumah,” ungkapnya.

Nixon menambahkan, dengan fakta hampir 90 persen generasi milenial di Indonesia memiliki penghasilan kurang dari Rp 10 juta per bulan, maka segmentasi rumah yang bisa disediakan oleh para developer-developer milenial yang baru merintis bisnisnya berkisar Rp 200-400 juta.

Selain padat modal dan padat karya, sektor perumahan juga menjadi satu-satunya sektor yang serapan kandungan lokalnya bisa mencapai 90 persen, sehingga berkontribusi besar terhadap penerimaan negara.

“Hampir seluruh bahan baku maupun pembiayaan yang dibutuhkan untuk membangun perumahan merupakan sumber daya domestik. Oleh karena itu, pengembangannya akan meningkatkan konsumsi domestik sekaligus mengendalikan inflasi di daerah,” pungkasnya.

Hal itu lah yang mendasari Bank BTN ikut mencetak lahirnya developer-developer baru di sektor perumahan.

Sekadar informasi, sejak tahun 2022 Bank BTN mengandeng asosiasi pengusaha Real Estate Indonesia (REI) secara rutin menggelar Pelatihan Developer Milenial di sejumlah kota di Indonesia yang diikuti oleh mahasiswa hingga pengusaha muda yang ingin menekuni bisnis di sektor perumahan.
Selain itu, Bank BTN juga menggandeng NU Circle dengan membuat program BTN Santri Developer yang telah diikuti ribuan santri dari tiga batch digelar sejak tahun 2020 lalu.

Alumni program BTN Santri Developer itu kemudian membentuk Asosiasi Santri Developer NU (ASANU) sebagai wadah dan inkubator bisnis bagi para alumni program yang direncanakan akan berlangsung secara bersinambungan.

Para alumni program juga difasilitasi oleh Bank BTN untuk memperoleh pembiayaan konstruksi dan penjualan perumahan melalui KPR Bank BTN.

Sejak digulirkan pada 1976, Bank BTN telah menyalurkan KPR untuk pembiayan perumahan sebanyak 5,2 juta unit.

Bank BTN tercatat sebagai bank terbesar untuk penyaluran KPR dengan market share sebesar 39,1 persen. Sementara untuk KPR subsidi market share yang dikuasai Bank BTN mencapai 83 persen.

Pada acara yang sama Wakil Ketua DPD REI Riau Musdalil Amri yang tampil sebagai narasumber juga berbagi pengalamannya merintis bisnis properti sejak usia 24 tahun.

Dia mengatakan, kunci sukses bagi generasi milenial dalam memulai bisnis properti adalah diawali dengan kejujuran dan optimisme serta harus pandai memanfaatkan momentum.

“Untuk generasi milenial bisa memulainya dari proyek-proyek renovasi terlebih dahulu. Namun jika ada momentum bisa memulainya dari membangun kluster-kluster kecil,” tandasnya. (SH)

 

 

MEDAN-XMETRO
Kader PDIP Sumatera Utara Novelis Purba meminta agar masyarakat tidak terpengaruh dengan ucapan dan perkataan dari sosok Budiman Nadapdap yang merupakan mantan narapidana koruptor.

“Kami yakin bahwa Ketua DPD PDIP Sumatera utara tidak ada hubungan dengan dugaan korupsi covid 19 seperti yang diucapkan oleh Budiman Nadapdap seorang mantan Narapidana Koruptor,” diberbagai media ucap kader partai PDIP Sumatera Utara dan mantan Wakil Komandan Satuan Tugas (Wadansatgas) Novelis Purba kepada awak media, Jumat (15/9).

Sepertinya, Budiman Nadapdap dan beberapa orang lainnya diduga kuat mempunyai agenda pribadi tersendiri dan itu bukan aspirasi dari struktrur partai maupun DPC PDIP yang ada di Sumatera Utara.

“Bagaimana mungkin, seorang narapidana koruptor menyampaikan aspirasi dan mengatakan agar Ketua DPD PDIP Sumatera Utara mundur sementara, Apakah budiman nadapdap punya bukti yg mendukung pernyataanya itu sementara kejaksaan tinggi sumut jelas jelas menyatakan bahwa rapidin tidak terlibat seperti yg dituduhkan budiman dan kawan kawan. Kami mendukung Rapidin Simbolon untuk membesarkan partai PDIP ini,” tuturnya.

Selain itu, permintaan Budiman Nadapdap mengenai klarifikasi dari Rapidin Simbolon itu tidaklah penting karena rapidin sudah pernah mengklarifikasi diberbagai media masa.

“Intinya, Bapak Rapidin Simbolon sudah memberikan klarifikasi di berbagai media bahwa dia tidak terlibat dalam dugaan korupsi itu. Bahkan, pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara juga sudah menyebut bahwa nama Rapidin tidak ada dalam kasus dugaan korupsi anggaran covid 19 dimaksud,” tuturnya.

Selain itu, ucapan Budiman Nadapdap agar Rapidin Simbolon mundur sementara dari jabatan Ketua DPD PDIP Sumatera Utara itu merupakan suatu keanehan dan diduga kuat hal itu hanya untuk kepentingan pribadi. Miris rasanya seorang mantan narapidana koruptor membicarakan ataupun menjudge seseorang yang sudah jelas dikatakan oleh kejaksaan tinggi sumatera utara tidak terlibat korupsi namun seolah olah budiman nadapdap memaksakan kehendaknya agar rapidin simbolon terlabeli seorang koruptor juga

“Sudah jelas Kinerja Bapak Rapidin Simbolon sangat baik. Langsung turun merangkul seluruh pengurus PAC dan DPC dalam membesarkan partai. Saya melihat baru Rapidin lah seorang ketua DPD PDIP yang paling perduli dan giat dalam membesarkan partai disumut ini…beliau all out dalam membesarkan partai ini Jadi, sangatlah aneh jika saudara Budiman Nadapdap meminta agar Bapak Rapidin mundur sementara dari jabatannya sebagai Ketua DPD PDIP Sumatera Utara,” terangnya.

Sebagaimana diketahui, Budiman Nadapdap pernah mengatakan agar Rapidin Simbolon mundur sementara dari jabatan Ketua DPD PDIP Sumatera Utara. Mereka juga meminta agar Rapidin Simbolon mengklarifikasi kasus dugaan korupsi covid 19 semasa menjabat Bupati Samosir periode 2020.

Sebagai apa Budiman Nadapdap berbicara lantam seperti itu yang KTA nya juga belum tentu masih aktif ? Yang tidak mempercayai keterangan resmi kejaksaan tinggi sumatera utara

Aneh kan ???

Sebaiknya Budiman Nadapdap merenung diri atas apa yg sudah dilakukannya yang membuat dirinya masuk penjara dan saya kira PDIP malu punya kader seperti itu

Jadi jangan lah meludah kelangit terpercik wajah sendiri.(ahmad)

 

 

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.