LABURA
Hingga saat ini petugas kepolisian Polres Labuahan Batu Utara dan BNN belum mampu menangkap bandar narkoba di Kampung Baru, Kelurahan Aek Kanopan Timur, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labura. Padahal, terduga bandar narkoba yang diketahui abang beradik bernama AE dan HU itu menjual narkoba secara terang-terangan. Bahkan, setelah dineritkan mereka terpantau berpindah – pindah lokasi. Akankan aparat penegak hukum mampu memberantas para mafia narkona disana.

“Kami berharap kepada Kepala BNNP Sumut agar turun langsung ke lokasi untuk melakukan penggrebekan lokasi dan menangkap kedua pelaku Abang Beradik itu, karena sudah sangat meresahkan warga sekitar,” harap warga sekitar kepada wartawam yang minta namanya dirahasiakan, Rabu (7/2).

Tidak ada tindakan sejauh ini, lanjut dia, wajar jika keapatusan APH atas informasi tersebut menimbulkan kecurigaan jika oknum APH telah menerima upeti dari sang bandar.

“Kami menduga aparat APH disni ini tidak berani nangkap kedua pelaku itu, diduga mereka sudah menerima setoran dari pelaku,” terangnya.

Untuk itu, masyarakat disana berharap agar aparat kepolisian dan BNN turun untuk menangkap sang bandar. Bila perlu, kata dia, Kapolda Sumut harus perintahkan anggota untuk terjun ke lokasi.

“Ini murni keresahan masyarakat, tolong generasi muda disni jendral,”pungkasnya.

Seperti viral di media sosial terlihat dalam suatu tempat (lapak) ada 3 orang, 1 orang terlihat sedang menimbang diduga narkoba jenis sabu dan dua rekan lain nya melihati sambil memantau situasi.

“Padahal udah pernah viral di media sosial FB dan media online, terpampang jelas wajah terduga pelaku, tapi polisi gak bisa nangkapnya, warga jadi semakin curiga dengan kinerja pihak kepolisian,” tanyanya dengan heran.

Lain hal nya dikatakan sumber yang layak dipercaya mengatakan, beberapa anggota dari kedua BD tersebut pernah ditangkap Fadly, masih menjalani hukuman dilapas Rantau Prapat, nama panggilan Kombet dan atas nama Amar sudah selesai menjalani hukuman dilapas Rantau Prapat.

“Mereka hanya menjalani beberapa bulan saja dan sekarang ikut membantu kerja orang si Heru dan Andre,” jelasnya.

Kemudian sekitar 3 Hari yang lalu, Minggu (4/2/2024), sekitar pukul 14.30 Wib, petugas Polsek Kualu Hulu mengamankan seorang pelaku berinisial DPM alias Dimas (19) warga Desa Tanjung Alam, Kecamatan Kisaran Timur Kabupaten Asahan yang lagi asik mengkonsumsi narkoba jenis sabu sabu didalam gubuk.

“Yang dtangkap 3 hari yang lalu pun hanya sekedar pasien dan dijadikan tumbal sama mereka. Dan kenapa heru dan andre tidak di kejar dan sampai saat ini masih mulus saja menjalankan bisnis haramnya. Apa hanya untuk menjawab dumas dan seremonial saja,” kesalnya.

Terpisah, Kepala BNNP Sumut Brigjen Pol Toga Panjaitan ketika dikonfirmasi terkait hal ini mengatakan akan berkoordinasi dengan BNNK Labuhanbatu Utara dan Polres Labuhanbatu untuk menindaklanjutinya.

“Terima kasih infonya, saya akan koordinasi dengan pihak BNN Daerah dan Kapolres Labuhanbatu, jika mereka tidak merespon maka secepatnya akan menindaklanjutinya,” tegas Mantan Dirnarkoba Poldasu itu.(ahmad)

 

DELISERDANG-XMETRO
Mendapat informasi soal perjudiaan di belakang cafe by di Jalan Perjuangan, Desa Emplasmen Kualanamu, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deliserdang, kembali buka ternyata hoax. Hal itu ketika ditelusuri personel Polres Deliserdang.

“Janganlah buat berita bohong. Kita sudah ke lokasi, tidak ada buka seperti yang diinformasikan,”kata personel Polres Deliserdang kepada wartawan, Rabu (10/1).

Ia menyebut, lokasi sudah lama tutup dan tidak bernah beroprasi kembali.

“Tidak ada itu, tidak benar. Janganlah buat berita hoax,”sebutnya.

Sebelumnya, informasi dihimpun, berinisial B disebut-sebut sebagai pengelolanya atau panitia. Namun ternyata informasi tersebut hoax.(ahmad)

 

 

 

SERGAI-XMETRO
Kepolisian Resor Serdang Bedagai (Polres Sergai), Polda Sumut, berhasil mengungkap pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) yang telah meresahkan warga.
Kasihumas Polres Serdang Bedagai(Sergai), Ipda Brimen, SH, MH, mengatakan, pelaku berinisial A alias Bembeng (30) warga Sei Mulyo Kecamatan Seibamban Kab. Serdang Bedagai.
Pelaku berhasil diamankan oleh unit Reskrim Polsek Firdaus Polres Serdang Bedagai di Dusun V Sei Mulyo Desa Seibamban, Kecamatan Seibamban, Sergai, Sabtu malam (18/11/2023).
“Kita berhasil mengungkap pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah hukum Polres Sergai, pelaku dan barang bukti sepeda motor berhasil diamankan,” kata Kasihumas Ipda Brimen, SH, MH,  di Polres Sergai, Senin(20/11/2023).
Setelah dilakukan pengembangan, polisi berhasil menyita barang bukti berupa :  1 ( satu ) unit sepeda motor merk Honda Supra BK 4204 NAN Warna hitam dalam keadaan sudah berubah warna cat, 1 knalpot sepeda motor, 1 helm, dan 1 batok kilometer sepeda motor.
“Pelaku berupaya agar Barang bukti sepeda motor tidak dikenali dengan menge-cat warna baru dan menghapus nomor rangka dan nomor mesin,”jelas dia.
Brimen menjelaskan, kronologis kejadian bermula saat korban, Sariyanto (50), warga  Dusun V Seimulyo Kecamatan Seibamban melaporkan pencurian sepeda motor dari teras rumahnya pada pada hari Rabu (15/11/2023) sekira pukul 04.00 WIB sesuai laporan polisi nomor LP/158/LP/158/XI/2023/SPKT /Polsek Firdaus/Polres Sergai/Polda Sumut tanggal 18 November 2023.
Pihak kepolisian segera merespons laporan korban dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta penyelidikan dipimpin Kanit Reskrim Polsek Firdaus dan berhasil mengidentifikasi pelaku dan melakukan penangkapan.
Setelah dilakukan pemeriksaan kendaraan,  ternyata tersangka sudah menghapus dengan cara menggerenda nomor rangka dan nomor mesin serta mengganti cat warna sepeda motor.   Pelaku mengakui tujuannya agar tidak dikenali Korban.
“Kita mengucapkan terimakasih atas kepedulian warga turut membantu memberikan informasi kejadian di lingkungannya, hingga Kepolisian berhasil mengamankan Pelaku curanmor dan barang bukti,”ungkapnya.
Dalam kesempatan ini, Kasihumas Ipda Brimen juga menyampaikan himbauan Kapolres Sergai AKBP Oxy Yudha Pratesta, SIK agar warga me-Respons aktif dalam menjaga dan mengawasi lingkungan sekitarnya guna mencegah terjadinya tindak pidana.
“Apabila mengetahui ada terjadi tindak pidana, baik terkait peredaran dan penyalahgunaan narkoba, pencurian, maupun tindak pidana lainnya, atau layanan Kepolisian agar segera laporkan ke pihak kepolisian terdekat, atau dapat menghubungi call center Polres Sergai 110, dan WA layanan polisi Polres Sergai di nomor 0811-6124-110, agar dapat segera ditindaklanjuti,” tegasnya.(Ahmad)

SERGAI-XMETRO
Satlantas Polres Serdangbedagai (Sergai) berhasil identifikasi korban tak sadarkan diri tanpa identitas.
Kasi Humas Polres Sergai, Ipda Brimen kepada awak media di Polres Sergai Seirampah, Sabtu(18/11) mengungkapkan, kejadian laka lantas yang terjadi pada hari Jumat (16/11) sekira pukul 17.00 Wib di jalan umum Medan Tebing tinggi KM 63-64 simpang Pasar Senen Dusun VI Rampah kiri Desa Sei rampah Kec. Sei rampah Kab. Serdang Bedagai.
 “Awalnya kita kesulitan identifikasi pengendara karena tidak ada membawa identitas diri, tidak membawa alat komunikasi, kondisi tidak sadarkan diri namun Kita berhasil identifikasi korban bekerja sama dengan Samsat sesuai dengan registrasi kendaraan,”ucapnya.
Merespon cepat laporan adanya peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut, Unit Gakkum Satlantas Polres⁩ Sergai segera melakukan cek TKP dan olah TKP.
“Setelah melalui proses penyelidikan identifikasi bahwa Korban atas nama Suwandi,(59), warga  Sei Rejo Kec. Sei Rampah Kab. Serdang Bedagai, Mengalami luka lebam pada kepala belakang serta wajah dan Kita berterimakasih kepedulian Rumah Sakit Sultan Sulaiman sudah memberikan   perawatan medis meskipun korban tanpa identitas,” ungkapnya.
Kejadian kecelakaan berawal pada saat pengendara diduga Septor Yamaha N.Max tanpa plat dari arah Medan menuju arah jalan Tebing tinggi mendahului dari samping sebelah kanan dari Honda Vario yang dikendarai oleh Suwandi yang searah jalan namun menabrak bagian samping kanan dari Honda Vario.
“Saat ini sepedamotor Honda Vario No reg BK -4236- XAO sudah diamankan di Satlantas Polres Sergai sebagai barang bukti dalam proses hukum. Sedangkan identitas pengendara lainnya (kontra) masih dalam lidik,” jelas Brimen.
Pada kesempatan itu, Brimen kembali mengimbau untuk segera melaporkan ke pihak kepolisian apabila mengetahui adanya tindak pidana penyalahgunaan narkoba maupun tindak pidana lainnya.
“Terimakasih atas kepedulian warga menyampaikan informasi, kita menghimbau apabila mengetahui adanya aktivitas penyalahguna peredaran gelap narkoba ataupun tindak kejahatan lainnya maupun informasi berkaitan dengan Kepolisian, segera hubungi call center 110 atau WA layanan polisi Polres Sergai di nomor 0811 6124 110 agar segera ditindak,” tegasnya.
Hal ini, katanya, merupakan implementasi program Polres Sergai me-Respons yang dicanangkan Kapolres Sergai, AKBP Oxy Yudha Pratesta guna memberi rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat.(ahmad)

 

SERGAI-XMETRO
Polres Serdangbedagai (Sergai) membantu warga yang mengalami musibah rumah kebakaran di Dusun II Desa Huta Durian, Kecamatan Bintangbayu, Jumat (17/11/2023).

Kasi Humas Polres Sergai, Ipda Brimen mengatakan, bantuan berupa bahan pangan tersebut diserahkan oleh Bhabinkamtibmas Aipda Deni Setiawan didampingi Kepala Desa Huta Durian Surya Sipayung.

“Kita memberikan bantuan ini sebagai bentuk kepedulian Polri atas musibah yang dialami warga, semoga bermanfaat meringankan beban warga,” tegasnya.

Atas bantuan yang diterima, lanjut Brimen, Yusuf beserta keluarga mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Sergai dan jajaran.

Brimen menyebut, musibah kebakaran yang menimpa kediaman Yusuf dan keluarga terjadi pada Minggu (12/11/2023). Peristiwa tersebut mengakibatkan rumah korban ludes dilalap api.(ahmad)

 

 

BIRU-BIRU
Perjudiaan mesin tembak ikan di Desa
Candi rejo Kec Biru-biru merajalela. Kapolres Deliserdang diharapkan segera bereaksi.

Pasalnya, judi tersebut sudah buka cukup lama namun belum mendapat tindakan tegas dari Polsek setempat.

Padahal judi mesin tembak ikan yang informasikan buka 24 jam ini sudah sangat meresahkan masyarakat sekitar.

Informasi didapat judi itu,terus beroperasi, lokasi dikelola oleh Kembar dan Rifal, lokasi persis di warung SA. Lokasi begitu bebas bermain judi di tengah-tengah pemukiman warga.

Sementara warga di desa itu mengatakan sangat berharap agar polisi segera menghentikan judi mesin tembak ikan itu karena sudah sangat mengganggu kamtibmas di desa tersebut.

“Kami harap pak Polisi Biru-biru menindak tegas judi tembak ikan itu karena kami sudah resah dengan itu,” pintanya sambil minta identitasnya dirahasiakan, Minggu (5/11).

Dia menambahkan jika nantinya polisi Biru-biru tidak juga menindaklanjuti soal judi ini makan akan dilaporkan ke Poldasu.

Kanit Reskrim Polsek Biru-biru Ipda Irfan Alma ketika dikonfirmasi mengaku akan segera menindaklanjuti informasi tersebut.(ahmad)

 

 

MEDAN-XMETRO
Setelah muncul dua lokasi perjudiaan di Jalan di belakang Pekong Nenek Saksi di Jakan Amir Hamzah, Tandam pasar VII, Kecamatan Hamparan Perak dan di jalan Rukam Brahrang, Kelurahan Sukaramai, Kecamatan Binjai Barat belum berhasil diungkap Polres Binjai. Kini muncul lagi perjudiaan di Jalan Patok, Tanah Seribu, Kota Binjai.

 

Bukan malah berkurang, mafia judi disana semakin menjadi-jadi pasca diberitakan media. Padahal sebelumnya, terkait lokasi judi di Kota Binjai merajalela. Kapolres Binjai AKBP Rio Alexander berjaji akan mengantensikan dua lokasi judi terbesar di Kota Binjai itu. Namun sayangnya satupun belum berhasil diungkap.

 

“Trimakasih infomasnya, akan segera kita atensikan,”tegas Kapolres Binjai AKBP Rio Alexander, Rabu (1/11).

Sebelumnya, perjuudiaan di di belakang Pekong Nenek Saksi di Jakan Amir Hamzah, Tandam pasar VII, Kecamatan Hamparan Perak merajalela. Selain itu, perjudiaan berbagai jenis juga ada di jalan Rukam Brahrang, Kelurahan Sukaramai, Kecamatan Binjai Barat. Sampai saat ini dua lokasi perjudiaan terbesar di Kota Binjai itu belum pernah tersentuh hukum. Perjudiaan itu dikelola oleh dua mafia, AJ” dan “AK” mereka keturunan Tionghoa.(ahmad)

 

 

 

 

MEDAN-XMETRO
Perjudiaan dadu di belakang Pekong Nenek Saksi di Jakan Amir Hamzah, Tandam pasar VII, Kecamatan Hamparan Perak, beroprasi tanpa mendapat tindakan hukum.

“Dadu, selain dadu ada banyak jenis perjudiaan disitu bang,”kata salah seorang warga yang minta namanya dirahasiakan, Selasa (31/10).

Menurut informasi, lokasi perjudiaan terpantau, selalu ramai pemaian. Bahkan, pemain diketahui datang dari berbagai daerah.

“AJ dan AK ini bosnya (keturunan tianghoa), siapa yang tidak kenal mereka disini, kalau ada judi di Binjai ini merekalah pemainnya,”ungkap salah seoranh warga yang minta namanya dirahasikan kepada wartawan, Selasa (31/10).

Akitivitas perjudian itu, disebutkannya, sudah sangat meresahkan masyarakat. Maka dari itu, warga setempat berharap Polda Sumut dan Polres Ninjai segera menggrebek lokasi tersebut dan menangkap pemilik serta bandarnya.   Belum ada jawaban dari Kapolres Binjai Rio Alexander terkait informasi tersebut.(ahmad)

 

 

 

BINJAI-XMETRO
Perjudiaan berbagai jenis di jalan Rukam Brahrang, Kelurahan Sukaramai, Kecamatan Binjai Barat, merajalela. Sampai saat ini lokasi perjudiaan terbesar di Kota Binjai itu belum pernah tersentuh hukum.

Menurut informasi, loksi buka dari siang hingga dini hari. Pemain pun diketahui datang dari berbagai wikayah di Sumatra Utara (Sumut). Pengelola AJ dan KA, pria keturunan tianghoa disebut melakukan sawer menyawer kepada oknum aparat untuk memukuskan aktivitas perjudiaan tersebut.

“Toke – toke yang datang kalau main di Brahrang. Pemainnya ini AK sama AJ. Mereka sudah kuat disana bang. Jadi pemain tidak takut main di lokasi,”sebutnya.

Kapolres Binjai AKBP Rio Alexander belum berkomentar terkait informasi perjudiaan tersebut.(ahmad)

 

 

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.