Belum Ada Tindakan Soal Judi Mesin Ikan 66, Kapolsek & Kanit Reskrim Medan Tuntungan Bungkam

oleh
oleh

 

 

MEDAN-XMETRO
Sampai saat ini, belum ada tindakan tegas dari Polsek Medan Tuntungan terkait lokasi mesin tembak ikan merek 66. Namun sayang, Kapolsek Medan Tuntungan AKP Christin dan Kanit Reskrim Ipda Elia Karo-karo bungkam ketika dikonfirmasi wartawan.

Dua pimpinan Polsek Medan Tuntungan itu enggan menjawab konfirmasi wartawan ketika ditanya soal tindakan terhadap mafia judi mesin tembak ikan merek 66.

Sedangkan sampai saat ini, Sabtu (8/8), praktik perjudiaan masih beraktivitas di wilayah tersebut.

Sebelumnya, judi mesin tembak ikan di kawasan Medan Tuntungan merajalela. Bahkan, lokasi tetap beraktivitas meski masih suasana masih 17 Agustus.

“Merek 66 berkibar di Tuntungan. Banyak mesinnya ,”kata salah seorang warga yang minta namanya dirahasiakan, Kamis (17/8).

Ia menyebut, lokasi beroprasi sesuai keinginan panitia. Aktivitas beroprasi selama 24 jam. Pemain pun datang dari berbagai daerah di Kota Medan maupun Deliserdang.

“Toke-toke semua pemainnya,”sebut dia.

Selain judi, pria bertubuh gempal ini juga menyebut jika lokasi menyediakan narkoba untuk para pemain.

“Ya, kalau narkoba udah pasti ada. Karena dimana judi pasti ada narkoba. Itukan selalu bersamaan,”sebut dia.

Adapun masing-masing lokasi berada di Pajak Melati warkop RN, di Kelurahan Laucih tepatnya berada di kantor OKP. Lalu di Gang Gereja ada empat titik, Ladang Bambu dua titik, Simalingkar B dua titik, dan di Kelurahan Namo Gajah. Omset dari perjudiaan itu mencapai ratusan juta. Takahyal, sawer menyawer gencar dilakukan panitia untuk memuluskan aktivitas tersebut.

Terkait informasi tersebut, belum ada tindakan dari parat terkait. Polsek Medan Tuntungan belum berkomentar.

Sedangkan, Dirkrimum Polda Sumut Kombes Sumaryono ketika dikonfirmasi akan melakukan pengecekan dan penindakan.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *