Pasca Digerebek, Poldasu Himbau Masyarakat Bongkar Pembakaran Arang Sendiri

oleh
oleh

 

LANGKAT-XMETRO
Pasca mebongkar kasus pembalakan Mangrove di Pangkalan Batu Langkat, Polda Sumut menghimbau agar pemilik membongkar sendiri dapur arang masing-masing.

“Ya, jadi sebagian orang telah membongkar pembakar arang mereka sendiri atas kesadaran,”kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi kepada wartawan, Kamis (3/8).

Pembongkaran ini, lanjut dia, berlangsung hari ini Kamis 3 Agustus 2023 hingga 4. Hal ini sudah ditentukan dengan diawasi oleh Perangkat Kelurahan, Bhabinkamtibmas dan Babinsa.

Sebelumnya, sebanyak 700 hektare dari 1.200 hektare hutan mangrove (bakau) di Desa Lubuk Kertang, Kecamatan Berandan Barat, Kabupaten Langkat gundul akibat ilegal logging industri arang berbahan kayu bakau.

Hal ini disampaikan Kapolda Sumut Irjen Agung Setya Imam Effendi, pasca menggerebek praktik ilegal logging disana. Para mafia kayu bakau ini menebang pohon pada bagian tengah-tengah hutan untuk mengelabui petugas.

Para pengepul kayu, sengaja tidak menggunduli tanaman ini seluruhnya. Mereka hanya mengambil kayu dengan ukuran 3-5 sentimeter dan panjang 2-3 meter.

Dia meminta salah satu tersangka, Sapri alias Babe (59), penebang hutan menunjukkan lokasi yang dirusaknya.

Dari Babe ini didapat keterangan, menebang penangkal abrasi ini bersama rekannya.

Kayu bakau hasil penebangan hutan ini dijual seharga Rp 300.000 per kapal kepada agen, pembuat arang.

Mereka memiliki kriteria pohon yang ditebang, yakni harus berukuran 3-4 sentimeter dan tinggi 3 meter.

Selain Sapri alias Babe, Polda Sumut juga menangkap Jamiludin alias Udin.

Dia diduga sebagai pemilik panglong, atau tempat pengelolaan arang bakau yang diambil Sapri dan kawan-kawannya.

Dari sinilah arang mangrove yang sudah diolah dikirim ke sebuah penampungan, lalu di ekspor ke beberapa negara.

Usai ditangkap, lokasi pengelolaan arang ilegal ini langsung disegel.

Kemudian ada juga kayu-kayu yang belum diolah tergeletak di tepi aliran dan kapal nelayan.

Kapolda Sumut Irjen Agung Setya Imam Effendi mengatakan, penindakan ini merupakan komitmen pihaknya melindungi lingkungan dan masyarakat.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *