2 Tahun Berkas Perkara Kasus Penganiyayan Josniko Baru Dikirim ke JPU, Korban Mengeluh Polsek Pancur Batu Belum Tahan Tersangka

oleh
oleh

MEDAN-XMETRO
Setelah dua tahun melawan ketidakadilan, kasus penganiyayan terhadap Notrianta Sebayang, mulai mendapat titik terang. Penyidik Reskrim Polsek Patumbak telah mengirim berkas perkara kasus tersebut ke Kejaksaan Cabang Pancur Batu. Tetapi, tersangka belum juga ditahan.

” Ya bang, sebelum berkas perkara dikirim, saya kuasa hukum korban melakukan koordinasi dengan penyidik dan ada memasukkan surat permohonan kepastian hukum atas kasus ini kepada kapolsek. Kemudian atas bantuan dari rekan media yang juga mendesak kasus ini maka di tanggal 28 Maret 2024 penyidik telah mengirimkan kembali berkasi pelimpahan ke JPU Pancur Batu,” kata kuasa hukum korban, Wilter Sinuraya, SH kepada Metro 24, Rabu (1/4).

Meski telah ditahan, lanjutnya, entah apa alasan penyidik hingga kini penyidik belum juga menahan tersangka, Josniko Tarigan. Padahal, sesuai Undang-Undang hukum pidana tersangka sudah harus ditahan sebelu berkas perkara dikirim ke JPU.

“Tidak ada yang menjamin tersangka bisa bebas diluar, tidak ada keterangan wajib lapor atau apa. Siapkah Kapolres dan Kapolsek Pancur Batu bertanggung jawab jika tersangka kabur melarikan diri,” kesal dia.

Untuk itu, atas perintah undang-undang, ia meminta kepada penyidik Polsek Pancur Batu agar segera melakukan penahanan terhadap tersangka, Josniko Tarigan.

“Jangan ada perlakuan istimewa terhadap tersangka kpppejahatan. Lihat korban, harus ada keadilan kepada korban,”harapnya.

Kanit Reakrim Polsek Pancur Batu Iptu Sahat Pangaribuan ketika ditanya soal apa alasan penyidik belum menahan tersangka. Kanit belum berkomentar.
Seperti diketahui, Notrianta Sebayang melapor ke Polsek Pancur Batu karena dianiaya tersangka Josniko Tarigan. Ia dihajar Josniko Tarigan di Jln Letjen Jamin Ginting, Desa Tiang Layar, Kec. Pancur Batu, Kab. Deli Serdang, Sumatera Utara, dua tahun lalu. Namun kasusnya ngendap di meja Kanit Reskrim Polsek Pancur Batu.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *